Bagi Anda yang berencana untuk membeli mobil baru merek Honda, rasanya akan sedikit kecewa. Mengapa? Semua harga mobil-mobil Honda di Indonesia naik harga. Kenaikan harganya pun berbeda-beda tergantu model dan tipe mobil. Ketika seluruh line-up naik harga, ini alasan Honda.

Contohnya Honda Brio E CVT yang awalnya berharga Rp 157 juta, kini naik jadi Rp 159 juta. Selain itu ada Honda HR-V 1.8 Prestige AT yang naik harga Rp 6 juta ke angka Rp 389 juta. Sedangkan Honda Jazz RS CVT naik menjadi 277,500 dari harga 272juta.

Lalu mengapa hal ini terjadi? Kami pun coba mengkonfirmasi ke pihak Honda, dan inilah alasan mereka. “Setiap awal tahun pasti ada kenaikan Bea Balik Nama (BBN), untuk itu kita harus menyesuikan harga. Komponen itu memang tidak bisa kita hindari karena pemerintah yang menetapkan,” ujar Jonfis Fandy, Marketing & After Sales Service Director PT Honda Prospect Motor kepada Auto Bild via sambungan telepon.

Jonfis juga mengatakan bahwa kebijakan ‘penyesuaian’ harga ini juga tergantung kebijakan masing-masing Agen Pemegang Merek (APM). “Biasanya penyesuaian harga dilakukan secara bertahap, agar konsumen tidak kaget dengan harga baru yang terlalu melonjak naik,” tutup Jonfis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *