HONDA KUDUS JAYA

Performa

Performa adalah parameter penting di kelas ini. Selain kecekatan yang ditunjukkan dalam uji akselerasi, efisiensi BBM merupakan hal berikutnya yang vital bagi SUV kompak. HR-V dan Revolt mencetak angka identik untuk akselerasi 0-100 km/jam, yaitu 11,1 detik. Keduanya membuktikan bahwa teknologi transmisi CVT bisa ‘galak’ merespons tenaga mesin.

HR-V 1.5 E punya tenaga lebih besar Kapabilitas mesin dan transmisi membuat Juke lebih hemat dari HR-V

Pesona Juke Revolt semerbak saat beradu hemat. Di rute dalam kota ia mampu menyelesaikannya dengan catatan 14,1 km/l. Sedikit lebih irit dari HR-V 1.5 E yang harus puas di angka 13,7 km/l. Di rute tol, pengaturan mode berkendara dan supremasi transmisi CVT nan efisien membuat Juke Revolt mampu mencetak angka 20,0 km/l. Sementara HR-V 1.5 E figur terbaiknya hanya 17,6 km/l. Tapi kami melihat hasilnya tidak terpaut jauh dan keduanya hanya selisih tipis.

Desain

Siapapun tahu bahwa desain Nissan Juke terhitung nyeleneh. Nah, versi Revolt yang dilengkapi body kit kian mengokohkan aura unik.

Di Revolt, imbuhan lips pada bagian bawah bumper depan dan belakang sukses membuat tampangnya seperti sports car. Kombinasi wajah khas Juke yang intimidatif dengan lampu bergaya mobil reli masa lalu kian cocok dengan imbuhan perangkat baru tersebut.

Hadir belakangan setelah Juke membuat Honda sempat belajar banyak tentang selera masyarakat Indonesia. Alhasil meski berbagi basis dengan Jazz, HR-V 1.5 bisa hadir dengan desain yang tak kalah kompak dari Juke. Namun wajahnya tak sedemikian menantang layaknya Juke. Desain depan lebih santun dan terkesan futuristik dengan kontur lampu yang terintegrasi dengan gril. Uniknya, Honda mengaplikasikan desain pintu belakang dengan cara membuka yang mirip dengan Nissan Juke.

Di bagian Interior, HR-V menawarkan desain yang tak kalah sporti. Bahkan konsol tengahnya pun didesain dengan sangat apik dan berfungsi layaknya separator kabin pada sebuah sports car. Asyiknya, kabinnya sangat driver-oriented, senada dengan unsur sporti yang coba ditunjukkan Honda pada HR-V.

Fitur

Untuk harga mobil di kisaran Rp 300 juta, kedua mobil menawarkan fitur yang lumayan bernilai. Misalnya pada Juke Revolt, lampu yang digunakan sudah otomatis menyala dan disertai fitur auto levelling. Tak hanya itu, terdapat pula mode berkendara yang disebut D-Mode.

Sistem ini bahkan berfungsi sangat komprehensif untuk mengatur sistem berkendara. Tak hanya pengaturan mesin dan transmisi saja, namun hingga AC pun akan menyesuaikan mode yang ditentukan pengemudi. Sehingga mobil bisa berada dalam kondisi paling efisien maupun full performa.

Cruise Control memberikan kenyamanan saat berkendara jarak jauh di kecepatan tinggi Head Unit Juke Revolt dengan koneksi internet tak dimiliki HRV

Sistem hiburan yang disajikan lewat headunitnya juga termasuk royal. Lewat panel layar sentuh 7 inci yang dapat dilepas tersebut, akses multimedia bisa dilakukan hingga koneksi internet via WiFi. Meski tak bisa diinput CD dan DVD, namun file musik bisa dimasukkan lewat USB ataupun radio internet. Oh ya, koneksi telepon pun bisa dilakukan via Bluetooth dan panggilan bisa dilakukan dengan perintah suara. Tak lupa kamera parkir untuk membantu pengemudi memarkir di ruang sempit.

HR-V 1.5 E juga menggunakan panel layar sentuh 6,1 inci namun dengan metode input file yang lebih banyak, yakni tersedia juga slot keping CD/DVD/MP3. Sayangnya, HRV tak memiliki koneksi internet dan perintah suara. Meski multimedia tak unggul, HR-V memiliki fitur yang lebih eksklusif yakni cruise control untuk menjaga kecepatan saat berkendara konstan. Rem parkir elektris dan auto brake hold juga tersedia, sehingga tak perlu repot menarik tuas rem tangan setiap berhenti di tanjakan. Kontrol transmisi CVT pun bisa dilakukan via paddle shift. Perangkat ini tak dimiliki oleh Juke Revolt yang bertansmisi serupa. Termasuk pula kontrol kestabilan dan pengatur maju-mundur setir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *