HONDA KUDUS JAYAHonda Prospect Motor (HPM) merancang HR-V dengan konsep SUV crossover dengan desain bodi yang kompak. Meski demikian, lay out kabin HR-V ternyata cukup lapang untuk seukurannya.

Sajian dasbor futuristik sudah terlihat sejak membuka pintu. Uniknya, HR-V mengusung pembatas di bagian tengah yang membentang antara penupang dan pengendara layaknya mobil Eropa.

Pilar tengah ini diisi oleh tas transmisi, rem tangan (hand brake) elektrik, armrest serta kompartemen penyimpanan di bagian bawahnya. Tepat di atas pilar tengah terdapat display air conditioner dengan desian baru yang lebih modern serta 2 DIN audio yang memjadi pusat hiburan di dalam kabin.

Otomania/Setyo AdiKabin Honda HR-V

Bukan hanya futuristik untuk dilihat, Honda merancang interior HR-V dengan konsep ergonomis yang tinggi bagi pengendaranya. Hal ini ditunjukan dari tombol fungsi dikedua sisi kemudi, mulai dengan control audio, ponsel, sampai fiur cruise control untuk berkendara.

Sayangnya, tampilan mewah kabin HR-V tidak dibarengi dengan lapisan jok yang berkelas. Untuk tipe, 1.5L E CVT hanya dibungkus menggunakan bahan fabric yang dikolaborasikan dengan bahan sintetis pada bagain sampingnya, pengguna harus membungkus ulang jok HR-V bila ingin tampil lebih mewah.

Stanly/OtomaniaKabin Honda HR-V

Mengambil basis paltfom yang sama dengan Honda Jazz, soal kelapangan tidak perlu dipertanyakan lagi. Mulai bari pertama hingga baris kedua sajian kelapangan ruangnya cukup baik.Otomania yang memiliki tinggi badan 178 cm masih nyaman duduk di baris kedua, jarakan tandem distance antar lutut penumpang ke jok baris pertama pun masih lapang, sisanya hampir mencapai 10 cm.

Asiknya, meski memiliki desain melandai di bagian belakang seperti kupe, namun tidak menjadi kelemahan yang membuatheadroom di baris kedua sempit. Saat menjajal menjadi penumpang menempuh perjalanan di Ibu Kota, redaksi masih nyaman tanpa merasa ruang gerak yang terbatas.

Stanly/OtomaniaKabin Honda HR-V

Kelebihan lain yang dimiliki HR-V ada pada ruang bagasi belakang. Untuk ukuran standar tanpa melakukan konfigurasi pada kursi baris kedua HPM mengklaim bagasi HR-V masih masih muat dijejal tiga koper berukuran sedang dan besar.

Bila butuh ruang yang lebih lapang, cukup lipat jok baris kedua dan anda mendapat volume ruang yang lebih lapang. Bahkan dengan desain lantai yang rata (flat floor) membuat HR-V mudah untuk membawa barang bawaan berlebih.

Stanly/OtomaniaKabin Honda HR-V

Saat lelah sedang menempuh perjalan jauh, jok baris pertama bisa dijadikan tempat tidur sederhana. Cukup rebahkan sandaran jok baris depan hingga sejajar dengan permukaan bagain bawah jok belakang, hal ini juga bisa dilakukan dengan melipat jok baris kedua lebih dahulu.

Sumber : Otomania

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *