HONDA KUDUS JAYA – Mungkin karena mengusung slogan ‘Only the Brave’, Honda Prospect Motor (HPM) mengajak OTOMOTIFNET dan sejumlah media menjajal Honda BR-V di Bali Safari & Marine Park, Gianyar, Bali.

Asiknya, sambil menikmati sensasi crossover tujuh penumpang pertama di Indonesia ini, sekaligus bisa sambil bermain dengan hewan buas yang ada disana. Ya bermain, tidak sekedar melihat-lihat jajaran hewannya saja, tapi juga berinteraksi–bagi yang berani saja ya.

Pesannya jelas sekali; Honda BR-V untuk mereka yang berani. Ya memang berani, nyetir mobil baru ke area hewan buas Safari. Minimal, resiko bodi baret-baret tercakar singa atau penyok diseruduk badak bercula bisa saja terjadi.

Pantai Melasti Ungaran

honda BRV kudus

Berawal dari Bandara Ngurah Rai, Bali. Sebelum berkenalan dengan masing-masing unit Honda BR-V yang disediakan (semuanya tipe E CVT Prestige), para jurnalis yang siap menjajal Honda BR-V diangkut menggunakan truk militer. Duduk di bak belakang, tanpa AC di teriknya Matahari Bali, dengan wajah terkena tamparan angin kencang, ya ala ala militer lah ya.

1454134140_honda-br-v

Lokasi tujuan pantai Melasti Ungaran. Pantai ini selain masih sangat bersih juga sepi, didominasi papasan tebing-tebing batu kapur, sehingga banyak hamparan batu kapur. Aspalnya juga penuh kerikil, ada tikungan tajam dengan permukaan jalan menanjak, dan permukaan air yang terlihat biru.

Sebelum bergerak menuju kawasan Kintamani, OTOMOTIFNET sedikit mencoba bagaimana Vehicle Stability dan Hillstart Assist bekerja. Sengaja melewati jalan kerikil batu kapur sambil melaju sedikit kencang, setir pun dibelokkan tiba-tiba dan mobil berputar. Terasa grip roda berkurang, tapi tidak sampai membuat mobil sulit dikendalikan.

honda BRV kudus

Lintasan kerikil batu kapur mendominasi kawasan pantai

Geowisata Gunung Batur
Perjalanan berlanjut dan tantangan selanjutnya menanti. Saatnya mengeksplorasi–atau eksploitasi barangkali–kemampuan Honda BR-V sebagai crossover menuju Geowisata Gunung Batur, Kintamani, sebuah kecamatan yang berada di kawasan Kabupaten Bangli, 45 Kilometer dari Denpasar.

Kawasan Kaldera Gunung Batur ini dilindungi dan masuk dalam Global Geopark Network UNESCO sejak 20 September 2012. Memiliki struktur multi kaldera, dengan Gunung Batur ditengahnya yang punya ketingginan 1.717 meter dpl.

honda BRV kudus

Turunan curam pada lintasan tanah berbatu di kaldera Gunung Batur

Dari jauh tak beda dengan pemandangan gunung pada umumnya yang didominasi warna hijau. Namun semakin mendekat, semakin terasa lintasan jalan yang dilalui semakin tak ramah. Jalannya sempit, lebarnya hanya sekitar pas satu mobil. Penuh kelokan, juga tanjakan berupa gundukan batu hasil muntahan letusan Gunung Batur.

Melintasi permukaan jalan seperti ini baru deh terasa segala keunggulan Honda BR-V yang kerap dikampanyekan Honda sebagai penyempurnaan dari sebuah MPV. Punya ground clearance lebih tinggi, suspensi diseting lebih keras, sampai seberapa lincah dan presisi setir meladeni ban dan lingkar pelek yang lebih besar.

Diajak melaju perlahan saat permukaan jalan penuh batu yang lumayan besar, suspensi Honda BR-V bisa meredam guncangan cukup baik–setidaknya jauh lebih baik dari Honda Mobilio. Suara kerikil yang tergilas roda juga tidak sampai terdengar di dalam kabin dari lantai bawah tempat dimana spatbor berada. Ya kabin Honda BR-V terasa lebih kedap.

honda brv kudus

View dari atas menggunakan drone

Semakin penasaran dan percaya diri, kecepatan mobil pun sedikit lebih kencang. Hasilnya, melewati lintasan jalan yang penuh gundukan yang sampai menyerupai tanjakan pun setingan keras suspensi Honda BR-V bekerja dengan cukup baik. Ayunan suspensi tidak membuat mobil seperti speedboat yang ngebut di permukaan air laut berombak.

Bagian belakang mobil terasa masih nurut arahan dari sepasang roda depan ketika harus bermanuver di jalan sempit. Dan meski ban dan lingkar pelek lebih besar, tak membuat putaran setir terasa berat, sehingga Honda BR-V terasa lebih lincah meski sudah berjenis crossover.

honda BRV kudus

Tikungan tajam tak membuat setir Honda BR-V berat meski ban dan pelek lebih besar

Kalau ada kurangnya, mungkin dari sektor akselarasi saat menghadapi tanjakan. Butuh putaran mesin lebih tinggi untuk mengail akselarasi saat menghadapi tanjakan. Apalagi transmisinya CVT yang cenderung lembut. Namun silakan geser tuas ke posisi S agar akselarasinya lebih agresif. Kalau ditambah tiptronic makin asik nih.

Bali Safari & Marine Park
Tantangan keberanian tak selesai sampai menaklukkan kaki Gunung Batur. Ada satu tantangan lagi yang jauh lebih fun, yakni bermain dan berinteraksi dengan hewan buas di kawasan Bali Safari.

Awalnya, tak beda dengan pengunjung lain. Diajak melihat-lihat koleksi hewan menggunakan trem (truk dengan bak berjeruji). Jajaran hewan buas pun tersuguhkan. Bahkan, seekor Harimau sampai harus naik ke atap truk, benar-benar menghibur.

honda BRV kudus

kawasan Bali Safari & Marine Park
Tapi Honda masih punya ‘senjata rahasia’ untuk menunjukkan kalau crossover tujuh penumpang ini untuk orang-orang yang berani. Para jurnalis dipersilakan untuk memasuki kawasan hewan buas dengan menggunakan Honda BR-V. Ya, dalam kondisi standar tanpa perlindungan jeruji atau pengaman apapun pada jendela maupun bodi. Berani?

OTOMOTIFNET langsung teringat pada stuktur bodi Honda BR-V yang sudah mengusung G-CON + ACE. Struktur ini dirancang untuk meredam dan menyalurkan getaran saat terjadi kecelakaan, serta melindungi kabin meskipun bertabrakan dengan kendaraan yang ukurannya lebih besar. Benturan samping pun terlindungi Side Impact Beam.

1454134883_honda-br-v

Kalau sudah begini, semoga struktur bodi Side Impact Beam berfungsi sempurna

Memang yang akan dihadapi bukan kendaraan. Tapi kebayang dong bagaimana rasanya diseruduk badak bercula besar atau banteng dan gajah? Hehe, memang jadi terkesan paranoid nih, tapi namanya insiden bisa saja terjadi. Tak hanya di jalan raya, tapi juga di kawasan Safari.

Saat melintasi kawasan hewan buas di Bali Safari ini, Honda BR-V juga menunjukkan kelasnya sebagai SUV kawin silang yang tak hanya modal tampang. Buktinya, genangan air sekitar 200 mm pun leluasa dilewati, sedang ground clearance Honda BR-V sendiri 201 mm.

1454135063_honda-br-v

Tak masalah meliwati genangan air untuk say hello pada Harimau

 

Hasilnya cukup memuaskan. Sebagai pionir crossover tujuh penumpang, Honda memang butuh usaha ekstra untuk menunjukkan dan kalau perlu membuktikan kalau Honda BR-V punya kemampuan jelajah layaknya sebuah SUV.

Dan rangkaian sesi Media Test Drive yang digelar selama tiga hari (27/29/1) di Pulai Bali, cukup berhasil membuat OTOMOTIFNET percaya dan berani mengajak Honda BR-V menjelajah kemanapun.

Sumber : OTOMOTIFNET

Penasaran bagaimana rasanya mengendarai Honda BRV ?

Hubungi Salesa representative kami :

HUBUNGI KAMI

Dan Datang langsung ke Dealer Honda Mobil HONDA KUDUS JAYA

Bisa Test Drive Honda BRV

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *